ada apel dan jeruk di kulkas, tapi lagi males makan buah…
Ya sudah, dicampur sama agar-agar aja ![]()
lumayanlah nambah kegiatan, sambil nunggu mas pulang kantor (larut) malam ini karena ada jadwal mabit di kantor. Semoga beliau suka
ada apel dan jeruk di kulkas, tapi lagi males makan buah…
Ya sudah, dicampur sama agar-agar aja ![]()
lumayanlah nambah kegiatan, sambil nunggu mas pulang kantor (larut) malam ini karena ada jadwal mabit di kantor. Semoga beliau suka
hari ini kembali sibuk di dapur (lagi semangat belajar masak
)
buat pancake, karena penasaran sama jajan yang satu ini. pernah sih ngerasain waktu hanimun ke ubud, jadi ingin belajar buat sendiri. Ternyata, agak bantet dan kurang manis (kata suami
)
Yang kedua, itu kerupuk dari ampas sari kedelai yang waktu ini sempet dibikin. Biar gak mubadzir, jadi ampasnya dibuat kerupuk aja. Rasanya, mirip kayak keripik tempe dan alhamdulillah mertua seneng
moga-moga bisa masak yang lain lagi dan lebih enak lagi
Sejak jadi istri dan berhenti jadi karyawan, mesti belajar masak. Ya setidaknya bikin kudapan sederhana untuk permulaan. Contohnya ini nih, suami seneng banget sama agar-agar. Bosen juga kalau cuma dimasak biasa, karna ada kurma dan roti tawar, dimanfaatkan saja. Plus tambah kopi dikit
Untuk susu kedelainya, lumayan bisa lah… karena sering liat ibu bikin di rumah. Bedanya cuma ditambah kacang ijo, biar gizinya makin lengkap
*mulai menikmati jadi mbak RT
Rasulullah mengatakan
“Air mata boleh mengalir , hati boleh sedih, tetapi lisan hanya boleh mengucapkan apa yang membuat Allah Ridha” (book Khadijah, the true love story of Muhammad)Semoga Allah menjaga yang terkandung bila itu baik, dan mengeluarkan bila itu buruk. Semoga perasangka baik ini, memang sesuai takdir-Mu
![]()
aku tau, engkau ada di sana sayang…
![]()
aku tau malam itu
rasa cemburumu itu
membuatku membisu
bahwa kau begitu mencintaiku
kalau bisa kusembah
akupun rela bersumpah
bahwa cinta ini slalu membuncah
dan dirimupun yang terindah
Tenanglah sayang
aku hanya milikmu seorang
yang tiap sore menunggumu pulang
demi ciuman dan senyuman mengembang
jangan menyiksaku dengan diammu, itu serasa penjara bagiku
maafkan aku…
![]()
Hampir semua pertanda itu kini kualami
Semoga ini hasil dari apa yang kami impi
sungguh, rasa ini kunikmati
demi sebentuk cinta yang slalu dinanti

berbaringlah engaku disana
ditempat nyaman walau gulita
disini, ku hanya bisa merasa dan meraba
bahwa kau memang nyata disana
ciuman dan belaian tanda impian
slalu menghiasi ragaku tiap kali pulang
Percayalah sayang, Allah Maha Mengabulkan
dan dia akan datang…
Demi senyum dan ciuman yang slalu kurindu tiap sore dan hari-hari berikutnya, darimu…
semoga, pertanda baik. Amin…
Kini aku bisa menulis cerita yang lebih luas…
tak hanya tentang hidupku, tapi juga hidupmu, dan kita..
Cerita yang mungkin tak selalu indah, tak selalu sedih, tapi berwarna
Terjadi begitu cepat, aku belum begitu mengenalmu, tiba-tiba kita terikat akad sehidup semati. Bahkan akupun serasa masih bermimpi ketika aku harus mencium tanganmu. Aku masih tak percaya, ketika harus duduk berdampingan denganmu. Aku juga masih bingung, ada kamu disisiku…
Baiklah…
kau telah memilihku dan aku telah menerimamu.
dengan ridho Allah, orang tua dan iringan doa semuanya, kita akan berjalan bersama dan keberkahan akan mengiri langkah kita.
091011
Ternyata membuatmu tersenyum adalah perjuangan dan senyummu, membuat hariku menjadi indah
you and i will never be a part, from this moment on,… <3
Kalau aku bisa depositokan air mataku, akan kucairkan sebagian untuk kebahagiaanku beberapa hari lagi dan sisanya kusimpan untuk setelahnya…
Agar ia tak jatuh hari ini…
Kesedihan yang tak dianggap…
Pada hari-hari terakhirpun ujian semakin mendera, menyerang dan bertahan. Hanya dengan mengeluh pada-Mu, semuanya akan menguap setitik demi setitik.
Apapun, aku menerimanya
diam itu tandanya iya..
diam itu artinya benar..
diam itu… ada indikasi ada luka
dan diam itu, menyimpan sakit yang terpendam
tidak perlu sedikit atau tidak, dalam atau dangkal, terlintas atau tidak, sakit ini datang dengan cara yang halus dan teratur. Tanpa ada vaksin yang bisa mencegah kecepatannya…
bukan maksud hati, memberi makan hatiku dengan cara seperti ini. hmmmm sudahlah, biarkan saja seperti ini… kita akan tau, seberapa dalam luka itu merasuk.